Rindu Kepada Mandalawangi Pangrango

Apa kabar Mandalawangi Pangrango?

Aku merindukan rebah dalam semesta pelukmu,

membiarkan tubuhku tenggelam tenang di dekap tangan-tangan kebekuan dan kesunyianmu.

Wahaii Mandalawangi Pangrango…

Ijinkan aku datang kembali ke dalam ribaanmu.

Dalam sepimu dan dalam dinginmu.

***

Advertisements

About edelweisbasah

Sekuntum edelweisbasah menjadi sejarah kisah gundah bagi langkah-langkah penjelajah resah, atas nama patah, atas segala yang fana.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s